Dibalik Datangnya MABA Di FKIP

Seperti halnya dengan Universitas-unisersitas lainnya di Indonesia, Universitas Lambung Mangkurat baru saja selesai menerima mahasiswa baru baik melalui jalur PMDK, SPMB, ataupun Reguler B (jalur Mandiri). Yang sangat mencengangkan adalah banyaknya mahasiswa baru yang diterima di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang mana jumlahnya lebih dari 1.000 mahasiswa.

Dilihat dari besarnya jumlah mahasiswa yang diterima di FKIP tersebut, jumlah mahasiswa yang diterima melalui jalur mandiri hampir setara bahkan lebih jika dibandingkan dengan mahasiswa yang diterima melalui jalur PMDK dan SPMB. Apakah ini tanda-tanda lahirnya kapitalisme di UNLAM khususnya FKIP yang kita cintai ini? Disisi lain, datangnya mahasiswa baru yang jumlahnya sangat mengejutkan tersebut mendapat sisi baik dan buruknya juga bagi fakultas.

Dampak yang baik bagi fakultas adalah naiknya pamor FKIP dimasyarakat karena meningkatnya mahasiswa yang berminat untuk kuliah difakultas yang mencetak calon-calon guru tersebut. Selain itu  tidak sedikit juga dana segar dari jalur tol (jalur mandiri) yang masuk ke Fakultas tersebut, yang mana dana tersebut tidak ada rincian-rincian digunakan untuk apa selain menggajih para dosen yang mengajar untuk mahasiswa mandiri.

Selain itu, kalau dilihat dari banyaknya kendaraan mahasiswa yang parkir disana juga berdampak bagi pendapatan tukang parkir yang jaga disana. Kalau dilihat prakteknya dilapangan ada perbedaan yang mencolok yakni mahasiswa baru mendapat kartu parkir sedangkan mahasiswa yang lama tidak, demikian juga besarnya biaya parkir yang dipungut ada perbedaan (MABA bayar lebih dibandingkan mahasiswa lama). Tanya kenapa…???

Selain hal diatas dampak yang diterima oleh FKIP adalah kurangnya persiapan dalam hal ruangan untuk tempat perkuliahan. Sebagai contoh ada dosen yang mengeluhkan bahwa didalam jadwal perkuliahan ada ruangan tertentu tapi kenyataan dilapangan ruangan tersebut tidak ada, apakah ini membuktikan kurang siapnya FKIP dalam menyambut tahun ajaran baru atau para petingginya hanya ingin menaikkan pamor FKIP dimasyarakat dengan cara banyak menarima MABA. Allahualam…..?

Disamping itu, hal negatifnya juga terjadi di bagian akademis (BAAK) karena banyaknya mahasiswa yang terlantar karena banyaknya jumlah mahasiswa FKIP. Sebagai contoh adalah banyaknya urusan-urusan mahasiswa yang molor, alasan yang diberikan oleh petugasnya adalah banyaknya urusan yang mereka tangani. Padahal kalau dilihat dilapangan setelah makan siang banyak petugas BAAK yang santai bahkan ada yang memancing dikolam yang ada ditengah-tengah fakultas atau diselokan-selokan kampus.

Kalau dilihat dari pengalaman yang terdahulu, banyaknya MABA yang diterima melalui jalur mandiri berdampak bagi mahasiswa tersebut karena jadwal perkuliahan bagi para dosen semakin padat dan pelan tapi pasti para mahasiswa jalur mandiri tersebut akan terlantar karena dosennya tidak bisa memberikan perkuliahan. Tapi yang gilanya lagi para mahasiswa tersebut menanggapinya dengan senang hati, padahal mereka rugi karena yang memberi gaji para dosen adalah mahasiswa tersebut bukan pemerintah. Apakah orang-orang yang bersenang hati itu pantas dianggap sebagai mahasiswa dan dimana jiwa kritis mereka?

Untuk itu penulis mengharapkan hal tersebut dapat dirubah bahkan kalau bisa tidak terjadi lagi disemester ini dan yang akan datang sehingga tidak ada perbedaan antara mahasiswa yang diterima melalui jalur PMDK, SPMB maupun Jalur Mandiri dalam hal mendapatkan haknya sebagai mahasiswa walaupun dalam hal bayar administrasi terjadi perbedaan.

Iklan

2 Komentar

  1. Sekarang tanya aja uangnya itu kemana?kalau digunakan dg benar sudah pasti fasilitasnya bagus. Registrasi kemarin aja sudah di luar logika 1 komputer vs ribuan mahasiswa. Dimana logikanya itu?

  2. Memang Harus Kita Pertanyakan kemanakan Semuanya….
    hehehe…
    Hidup mahasiswa!!!


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s