REAKSI MILITER DAN PERANG DUNIA II

Perang dunia I telah memungkinkan pertumbuhan industri yang menjanjikan, tetapi penyesuaian sesudah perang untuk memulai persaingan dengan industri eropa tidak mudah. Jepang selama 1920-an mengalami pertumbuhan ekonomi yang lambat. Di pedesaan, rakyat sangat terpukul oleh jatuhnya harga beras dan sutra yang menghilang di pasaran Amerika dalam tahun 1929. Kaum tani yang miskin semakin melarat dan dalam beberapa hal menjual anak-anak perempuan mereka menjadi pelacur untuk menghindarkan kelaparan dan kemiskinan. Di perkotaan jepang, ada kesenjangan dalam produktivitas antara industri baru dengan teknologi modern dan industri yang lebih tradisional, termasuk pertanian yang sebagian besar belum di mekanisasi. Kelemahan yang lain di Jepang adalah ketidak samarataan bidang social dan politik tempat tegak parlementernya. Moderenisasi jauh lebih cepat di perkotaan dari pada di pedesaan. Hasil pendidikan telah mengubah pola pikir sebagian orang jepang. Orang yang tidak puas dengan hasil ekonomi atau kebijakan dari pemerintahan partai dan para usahawan pendukunganya merindukan pola kepemimpinan masa lalu.

Dalam tahun 1929 dunia mengalami depresi ekonomi , berpegang pada politik ekonomi nasionalistis yang mandiri, bangsa Jepang menyadari bahwa ekonomi industrinya yang baru meluas melampaui target berbahaya bagi ekonomi Jepang sendiri.. ketidak tergantungan yang relative dari angkatan bersenjata Jepang memungkinkan mereka untuk mengubah krisis nasional ini menjadi perubahan dalam politik luar negri yang sesungguhnya dan suatu peralihan dalam struktur Politik.peralihan dalam politik luar negri dan perubahan semangat benar-benar terjadi di jepang dan segera menamatkan kabinet-kabinet partai. Kelompok-kelompok kecil di kalangan perwira angkatan daratdan orang-orang sipil sudah sejak beberapa waktu menghasut untuk melakukan kudeta militer. Perdana mentri di bunuh tahun 1930 dan berlanjut pada pembunuhan pada para pemimpin pada tahun 1932. sebagai penggantinya seorang laksamana laut di angkat dan dipilih menjadi pemimpin. Walaupun terjadi pemilihan tahun 1932,1936 dan tahun 1937 pemerintah di dikte oleh kaum militer. Dan dalam tahun 1937 semua partisipasi partai dalam kabinet di lenyapkan di bawah seorang perdana mentri dari kalangan jendral angkatan darat.

 

 

Tentara Jepang telah meluaskan penguasaannya atas bagian-bagian di Cina. Pada tahun 1937 pecah pertempuran antara pasukan Jepang dan Cina dekat Beijing. Pemerintahan Chiang Kai Shek menuntut penyelesaian menyeluruh penyerbuan atas agresi Jepang yang dilakukan Jepang secara perlahan dan kaum militer jepang tidak menggubrisnya. Mulailah perang dunia II. Perang di cina berlangsung terus dan Jepang meluaskan wilayah melalui konflik. Pecahnya perang Eropa dalam tahun 1939 dan keterlibatan soviet pada akhirnya melepaskan tekanan-tekanan Negara-negara Eropa. Tetapi memperhebat perlawanan Amerika terhadap perangai Jepang di Cina. Dari semula Amerika telah mengambil langkah Moralitas dengan tidak mengakui Agresi militer Jepang,tetapi enggan untuk mengambil suatu tindakan apapun kecuali dengan kata-kata. Tetapi ancaman yang makin bertambah dari Hitler akan menegakkan kekuasaan atas Eropa. Menempatkan ancaman kekuasaan Jepang atas Asia Timur  dalam sorotan baru. Yang oleh Jepang di lukiskan dalam suatu kemakmuran bersama Asia Timur Raya.

Pada tahun 1939 Jepang meguasai Vietnam utara dan Amerika memberi sangsi ekonomi. Dan Vietnam selatan segera di kuasai oleh Jepang pada tahun berikutnya untuk mendirikan pangkalan militernya. Amerika mengambil langkah selanjutnya melarang pengiriman minyak. Menghadpi kemungkinan persediaan minyak yang berkurang guna meneruskan perangnya di Cina dan kemungkinan menghadapi serangan yang di lakukan Amerika, Jepang cepat-cepat membuat pilihan 3 jalan :Mundur di Cina, merundingkan penyelesaian yang bersifat kompromis dengan Amerika Serikat atau melancarkan perang untuk merebut minyak Indonesia(hindia belanda). Pemerintah enggan melaksanakan yang pertama dan tidak mampu untuk mencapai yang ke dua. Karena itu menetapkan yang ketiga yaitu dengan gemilang menghajar Pearl Harbour pada 7 Desember 1941 untuk menetralisir angkatan laut Amerika. Sebelum memulai perang kaum militer mengkonsolidasikan kedudukan politiknya di dalam negri. Jendral Tojo,orang yang paling berpengaruh dalam angkatan darat. Menjadi perdana mentri dan mentri angkatan darat.

 

 

 

 

 

 

Orang Jepang tahu bahwa Amerika memiliki kemampuan ekonomi dan militer yang jauh lebih besar dari pada negaranya sendiri. Tetapi mereka pikir bila mereka lebih cepat merebut seluruh wilayah Pasifik Barat, orang amerika akan menganggap terlalu panjang jalan kembali untuk menang, terutama bila dalam waktu itu Nazi telah menang di Eropa. Dalam beberapa bulan saja Jepang berhasil menguasai seluruh wilayah Asia Tenggara dan wilayah luas yang membentang  dari perbatasan india sampai ke Papua dan Guadalcanal. Tetapi serangan terhadap Pearl harbour mendorong Amerika untuk melakukan pembalasan terus menerus. Dengan membangun kekuatan militer yang lebih besar mereka berusaha maju dengan lambat dan bersusah payah menyebrangi pasifik. Kapak selam dan ranjau-ranjau menenggelamkan kapal dagang Jepang, melumpuhkan tentara jepang  dalam wilayah penaklukannya dan memutuskan arus bahan mentah yang di perlukan bagi pabrik-pabrik jepang. Dlam bulan November 1944 kekuatan udara Amerika cukup dekat di kepulauan sebelah selatan Jepang untuk memulai penghancuran secara sistimatis dengan menyerang kota-kota di jepang.  

Dalam keadaan yang tanpa harapan tetap saja kaum militer Jepang tidak menyerahdan tatanan sosial Jepang yang luar biasa kuatnya. Baru sesudah orang-orang Amerika menjatuhkan dua bom atom di Hiroshima dan Nagasaki pada tanggal 6 dan 9 Agustus dan Uni Soviet datang memasuki Manchuria pada tanggal 8 Agustus pemerintah Jepang dengan duka mendalam menyerah tanpa Syarat. 80 tahun usaha yang sangat banyak dan prestasi yang luar biasa hancur dalam puing reruntuhan. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah, Jepang merasakan tapak kaki penakluk asing.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s