7 KEAJAIBAN FKIP

Berbicara tentang pendidikan pasti akan tidak ada habisnya, karena selalu saja ada kebaikan maupun kebobrokan suatu sekolah. Kebaikan atau kebobrokan suatu sekolah tidak terlepas dari staf-staf yang ada disekolah tersebut serta kebaikan dan kebobrokan staf-staf sekolah tidak lepas dari mana staf-staf tersebut berasal. FKIP adalah salah satu lembaga akademik yang mencetak staf-staf yang ada disekolah terutama guru.

Disebuah lembaga Akademik sebesar FKIP, mungkin orang akan berpendapat bahwa FKIP itu salah satu lembaga akademik terbaik yang ada di Kalimantan Selatan pada saat ini. Tetapi setelah orang tersebut akan tercengang, bengong bahkan merinding melihat keadaan FKIP sesungguhnya karena beberapa hal yaitu:

1. Sistem Komputerisasi Paling Aman Sedunia

Mungkin setelah orang masuk kedalam lingkungan FKIP akan beranggapan bahwa FKIP sudah menerapkan atau mengikuti kemajuan zaman karena sudah ada computer yang diletakkan didepan ruangan kuliah. Computer yang ada diFKIP menurut saya lumayan canggih karena memakai monitor Flat dan CPUnya adalah Pentium 4, tetapi isinya Cuma hal-hal yang tidak jelas.  Pada perkembangan selanjutnya computer tersebut hanya dipakai untuk pajangan belaka, karena sudah beberapa bulan ini fasilitas yang ada tersebut tidak dapat dinikmati oleh mahasiswa karena dikerangkeng dan diberi system pengamanan yang sangat ketat (mungkin terbaik diseluruh dunia) karena digembok oleh pihak Fakultas. Jadi buat apa beli computer mahal-mahal apabila tidak digunakan dan fungsinya Cuma dipajang atau menekut-nakuti tikus saja kalau malam hari.

2. Pengemis dan Penjaja Cemilan

Kata orang tangan ditas lebih baik daripada tangan dibawah hal ini juga yang diterapkan oleh sebagian besar mahasiswa FKIP karena pada saat menunggu dosen dimuka ruangan banyak para pengemis yang bisa dikatakan sangat bebas berkeliaran. Hal ini juga menepis anggapan orang bahwa mahasiswa yang kuliah di FKIP itu adalah mahasiswa yang mempunyai tingkat perekonomian menengah melainkan berasal dari tingkat perekonoian atas.  dalam masalah ini banyaknya pengemis yang masuk kelingkungan FKIP sudah tidak bisa diabaikan karena jumlahnya sudah lumayan banyak dan apabila tidak diberi atau kita bersikap cuek mereka sering memaksa. Pengemis yang memaksa ini biasanya yang bermotip menjual ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan sukarela. Selain para pengemis tadi, di FKIP juga banyak para pedagang cemilan yang masuk bahkan ada yang mendapatkan tempat berupa meja untuk menggelar barang dagangannya (walaupun pedagang ini sudah tidak ada lagi).

3. Taman Bergantung ala FKIP

Pada saat musim hujan dan meluapnya sungai-sungai yang mengalir di Kota Banjarmasin seperti sungai Pangeran mengakibatkan banjir dengan intensitas kecil dan sifatnya hanya sementara (banyu pasang jar urang bBanjar) dilingkungan FKIP. Hal ini mungkin menggangu kelancaran mahasiswa untuk cepat sampai kekampus FKIP tercinta ini. Selain itu, banjir yang terjadi di FKIP tersebut menyuguhkan pemandangan yang sangat indah karena sangat mirip bahkan sama persis dengan pemandangan di Taman Bergantung peninggalan peradaban Babilonia kalau dilihat dari tempat parkir dosen.

4. Pemancingan Umum di Dalam FKIP.

Tempat pemancingan yang ada didalam gedung FKIP ini sifatnya dadakan karena Cuma ada kalau terjadi luapan air. Hal ini dimanfaatkan oleh penjaga parkir dan staf BAAK untuk mendapatkan ikan. Kegiatan ini berlangsung pada saat jam kerja dan yang lebih gilanya lagi adanya rasa cuek yang dilakukan oleh mahasiswa bahkan dosen.

5. Ruang Kuliah Seperti Depan Ruko.

Pembangunan yang dilakukan oleh petinggi-petinggi FKIP akhir-akhir ini sudah bisa dinikmati oleh para mahasiswa karena sudah ada gedung baru yang terletak dibelakang FKIP I.  pembangunan gedung ini membuktikan bahwa FKIP merupakan Fakultas yang mempunyai mahasiswa paling banyak jika dibandingkan dengan fakultas-fakultas lainnya. Gedung baru yang terletak dibelakang gedung utama tersebut selain letaknya jauh dari parkiran mahasiswa atau dosen ternyata sungguh tidak baik bila dipakai untuk p[reses perkuliahan Khusunya Ruang 21 dan 22. kedua ruangan ini bersebelahan dan hanya dibatasi dengan Rolling Door, sekat ruangan yang berupa Rolling Door ini sangat mengganggu apabila hari hujan dan derasnya angin yang memasuki ruangan.


6. Multifungsi Selasar FKIP.

Pada umunya selasar yang ada dikebanyakan kampus dipakai untuk jalan menuju ruangan atau tempat duduk menunggu dosen. Selain untuk itu selasar yang ada di FKIP digunakan sebagai jalan layaknya jalan raya, karena sering digunakan oleh para petugas BAAK untuk mengangkut barang dan kendaraan yang dipakai (biasanya adalah Sepeda Motor) langsung masuk keruangan BAAK. Selain itu gerbang samping yang dipakai untuk menuju parkiran dosen atau karyawan lain sering dipakai untuk memarkir mobil salah satu dosen, mungkin mobilnya baru dicuci atau takut dicuri orang.

7. Lonceng Keramat FKIP

Mungkin dalam sebuah lembaga pendidikan (biasanya sekolah-sekolah) diperlukan sebuah lonceng yang fungsinya untuk memberitahu kepada muridnya untuk segera masuk ruangan tidak terkecuali di FKIP. Lonceng yang ada disana tidak dapat sembarang dipukul karena dilakukan setahun sekali sebagai tanda bakal ada calon penghuni baru FKIP (Mahasiswa Baru). Biasanya pemukulan lonceng ini dilakukan pada saat ada Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negri (UMPTN) atau Seleksi penerimaan mahasiswa Baru (SPMB). Pertanyaannya apakah dizaman yang sudah maju ini FKIP masih menggunakan alat yang sangat sederhana seperti lonceng, atau tidak sanggup memasang bel disetiap ruangan?

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s